Celine Evangelista - Marshel menjadi sorotan "Aku Tersihir" ujar Celine - kabarmabur

By kausarrazky
By -
0




Celine Evangelista di Marshel menjadi sorotan 

"Aku Tersihir" ujar Celine.

Bahkan jika ada yang percaya bahwa cinta adalah hal yang baik, nyatanya, penampilan fisik masih memiliki peran penting dalam menciptakan persepsi cinta dalam diri seseorang. 


Peran penampilan terhadap persepsi kesukaan terhadap orang lain tidak hanya berlaku pada pria terhadap wanita, tidak hanya berlaku pada pria terhadap orang lain. 


Wulan Danoekoesoemo, psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia, mengungkap, dalam sebuah acara yang digelar lembaga Hitman System, bertajuk Revolusi Cinta, ada 3 hal utama yang membuat seseorang tertarik terhadap lawan jenisnya.


Menurut Louann Brizendine, seorang profesor psikologi klinis di University of California, San Francisco, dan salah satu penulis buku The Female Brain.


Pria dan wanita sama-sama menilai bahwa fitur fisik seseorang adalah hal yang penting, baik disadari atau tidak .

Celine Evangelista mendapat restu dari sahabatnya, Furi Harun. Di kolom komentar, Furi Harun mencantumkan peringatan tersebut.


Celine Evangelista sudah disoroti warganet, seperti terlihat pada media elektronik.

Marshel Widianto, yang memujinya cantik, cantik dalam video reel itu. Celine Evangelista membuat video klip menggunakan lagu Raisa "Jatuh Hati" sebagai soundtrack.


Celine Evangelista memiliki hubungan dekat dengan finalis kompetisi Stand Up Comedy Academy Musim 3. Pemain berusia 25 tahun itu berhasil menjalin ikatan yang kuat dengan Stefan William.

tak harus memiliki mu tp boleh kah aku selalu didekatmu @marshel widianto," tulis Celine Evangelista dalam keterangan foto.


Namun, jika dibandingkan dengan cara pandang wanita, pria menilai keindahan fisik itu lebih penting. Menurut Brizendine, ketika ketertarikan terjadi, bagian otak pria yang terkait dengan proses informasi visual menjadi lebih aktif.


"Ketika Anda berada dalam suatu hubungan, Anda harus menyadari dan menyadari apa yang sedang dialami pasangan Anda, tetapi Anda juga harus menyadari bahwa apa yang mereka alami dapat ditoleransi dan diabaikan," kata Lucy Brown, Ph.D., profesor ilmu saraf di Albert Einstein College of Medicine di New York, AS.


Yang mengkhususkan diri dalam respons otak terhadap cinta, seperti dilansir Real Simple. Sementara itu, penelitian yang dilakukan di Wellcome Department of Neuroimaging at University College London menemukan bahwa ketika seseorang duduk, bagian otak yang terasosiasi terhadap penilaian sosial dan emosi negatif cenderung berada dalam keadaan setengah tidur, alhasil kemampuan penilaian.


Misalnya, aktris kenamaan yang berpasang dengan musik bintang tipe pria semacam itu memiliki ketenaran dan kekayaan yang sama. 

Akan tetapi, ketika berhadapan dengan persoalan-persoalan seperti dasar, rekening, dan atribut kepribadian, perbedaan juga bisa menjadi daya tarik antara dua pihak.


"Kita bisa saja jatuh cinta kepada orang yang misterius dan menantang bagi kita," kata Helen Fisher, profesor antropologi di Rutgers University di New Jersey dan penulis Why We Love: The Nature and Chemistry of Romantic Love.


Tags:

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)